Sabtu, 23 Agustus 2014

Pada Bulan Kesekian


Pada bulan kesekian...
Selalu ada ucapan.
Karena kita masih diberi  ingatan, karena kita memang berusaha mengingat.
Sejak bulan pertama hingga bulan kesekian yang aku ataupun kamu tak tau dibulan ke berapa kita akan berujung. Berujung pada satu impian bersama, berujung pada satu kebahagiaan yang didamba, berujung pada satu ikatan terbaik.

Pada bulan kesekian...
Selalu ada ucapan.
Karena kita masih diberi  ingatan, karena kita memang berusaha mengingat.
Sejak bulan pertama hingga bulan kesekian, ucapan itu selalu diiringi dengan doa, selalu diiringi dengan hadiah kecil nan manis, selalu diiringi senyum, dan selalu diiringi rasa yang semakin mendalam.


Pada bulan kesekian...
Selalu ada ucapan...
Ucapan yang ditunggu kemudian terlontar di tiap tanggal dua puluh tiga.
Ucapan yang aku ingin berubah isinya, bahkan mungkin tanggalnya.
 “Selamat Bulan ke-….  kang mas-ku”
biarkan nanti aku mengucapkannya menjadi “Selamat …. Tahun perkawinan, suamiku”

untuk kamu, calon suamiku :)

Jumat, 20 Juni 2014

First single trip for last single status



Holaaaaaa…
Mungkin saya bukanlah orang yang pertama melakukan single trip,, but for now.. bagi saya ini lah kali pertama saya melakukan single trip,, bersolo karir :D dan yaaa… trip terakhir saat status single .. hihi ;)

Yaaa… mungkin bisa dikatakan hanya proses perjalanannya saja yang saya lakukan sendiri, dan sampai di TKP tentu saya akan ditemani beberapa orang, bahkan orang tersayang *eh :D

Beginilah kira-kira catatan perjalanan saya kala itu… Medan to Lampung. Sukses ditempuh melalui udara, darat, dan laut ;)


09 Mei 2014

Dimulai dengan menikmati perjalanan via udara. Yak.. untuk yang satu ini bukan kali pertama saya nikmati sendirian. Ah.. sesungguhnya tidak sendirian,, kan di pesawat banyak orang yaaa.. :D

08.40 WIB si burung raksasa dari maskapai hijau sukses menembus langit kota Medan dan mendarat di mamakota pukul 10.55 WIB.

Istirahat sejenak di musholla sambil menunggu zuhur. Sekitar setengah satu akhirnya melangkah mencari makan siang. Semangkuk soto cukup menjadi menu makan siang hari ini. Meski agak risih dengan tatapan beberapa mata melihat gadis kecik ini sendirian manggul-manggul keril, makan sendirian lagi. Bodo amat lah :D

Perut kenyang, dan mari melanjutkan perjalanan. Hasil telponan sama sang kesayangan di Lampung sanah ;) maka perjalanan dilanjutkan naik DAMRI tujuan Cilegon (tiket sekali jalan Rp.45.000). Setelah menunggu setengah jam, DAMRI tujuan yang dimaksud pun datang. Supaya ga nyasar dan ga kelewatan, dari awal si kernet DAMRI diingetin deh kalo sayanya tolong dituruni di daerah tempat nyambung bus menuju Merak.

Iyaaa.. sayang sekali tidak ada DAMRI bandara yang langsung menuju pelabuhan Merak, alhasil harus nyambung-nyambung lagi.

16.00 WIB akhirnya sampai di pintu keluar tol yang dimaksud tempat menyambung naik bus ARIMBI menuju Merak. Ongkos yang dikeluarkan cukup 10ribu aja. Setengah jam langsung sampai di Merak. Perjalanan darat pun hampir selesai.

Abang-abang ojek mulai banyak yang nawari untuk nganterin sampai pintu masuk pelabuhan. Dasar sayanya ga pengen terima beres,, jadinya jalan kaki aja. Penghematan juga… hihi… yaaa… lumayan lha yaaa.. skalian olahraga :D

Tiket menuju pelabuhan Bakauheni Lampung seharga 13ribu rupiah pun sudah dikantongi. Dan yg bikin lelah ga ketulungannya itu adalah… dari loket yang jauhnya juga ga tanggung ke pintu kapal,, saya harus lari-lari gegara kapal udah mau berangkat. Hoosshh…hoosshh…

17.00 WIB perjalanan laut pun dimulai.
karena sudah kelelahan tingkat dewa,, maka saya memilih ruangan AC lesehan untuk istirahat yang disediakan kapal. Cukup bayar 8ribu rupiah,, puas-puasin deh selonjoran selama kurang lebih 2,5 jam perjalanan menuju Lampung.

Adik unyu yang nemeni di kapal ;)
 
menikmati sunset di kapal



19.30 WIB sang kesayangan sudah rapi menunggu di pintu keluar pelabuhan. Eciyeeee… *eh :D

Iyaaa.. dialah tujuan perjalanan saya kali ini. Calon imamku. My mr.morning – mas Danang :) perjalanan ingin bertemu dia dan keluarganya :)

Meski awalnya kesal karena saya harus menempuh perjalanan sejauh ini sendirian. Pada akhirnya saya berterimakasih. Iyaaa.. toh saya jadi belajar, mengalami banyak hal baru. Dan dia pun terlalu percaya saya yang punya keberanian diatas gadis rata-rata :D makanya rela gadisnya ini nge-trip sendirian ;)

21.00 WIB perjalanan dilanjutkan menggunakan travel menuju rumah mas Danang. Kelamaan sih mobil travelnya ngetem… jadi lha sampe Bandar Lampung kemaleman.


10 Mei 2014

Selamat pagiiiii…
Dan hari inilah perjalanan, petualangan lainnya akan dilanjutkan.
Menyusur indahnya laut dan pulau-pulau kecil serambi Sumatera.
Bersama Andra, mas Ndank (temen-temen dari mamakota) , Mery, Trisni, dan Rino (temen-temen Lampung) kita pun bergegas menuju spot-spot keindahan Indonesia, taman-taman laut, empuk dan putihnya pasir pulau, dan serunya snorkeling sambil terbawa ombak :)

Sayang memang tak bisa mengabadikan indahnya taman bawah laut di beberapa spot,, Tanjung putus, Pahawang, Kelagian, jadinya hanya bisa ber-wow menikmati langsung. Yaaa.. laut Indonesia selalu punya keindahan bawah laut yang mempesona.

Cukup dengan sewa perahu motor seharga 600ribu rupiah bisa buat 8-10 orang, kita sudah dibawa keliling beberapa pulau dan spot snorkeling seharian. Kalau dituruti sih ogah pulang :D pengen nge-camp juga… tapi waktu yang tak mengizinkan.

Senja pun mengantarkan perjalanan pulang. Lelah sudah. Pada tiduran dah di angkot. Cukup bayar 100ribu untuk mengangkut kami ber-7 sampai di kota Bandar Lampung yang ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan.

 
at Pahawang

nge-perahu motor

kekacauan bareng dia >.<

ready to snorkeling

at Pulau Kelagian



Sampai bertemu lagi serambi Sumatera.
Saya akan meng-eksplore lagi indahnya provinsi mu, dan tentu tetap bersama dia, my mr.morning ^_^

Jumat, 23 Mei 2014

Halo... Aku kangen...!!

selamat bertemu kembali dua tiga


Halo… Aku kangen…!!

Dan aku tersenyum (miris) sendiri begitu pertama mendengar lagu itu, menonton video klip lagu itu.
Mungkin banyak lagu sejenis yang menggambarkan apa yang aku rasakan, kamu alami, kita jalani.
Mungkin banyak istilah yang menggambarkan hubungan kita saat ini.

Aku tak pernah menyangka akan menjalani hubungan seperti ini, sejauh ini, selama ini…
Bersama kamu…

Aku hanya belajar menikmatinya
Aku hanya belajar menyenanginya
Aku hanya belajar memakluminya

Dia… yang bernama jarak
Dia… yang bernama waktu
Dia… yang ada diantara kita

Tapi kita tak pernah menghukumnya, kita tak pernah marah padanya meski kadang sedikit kesal, ^_^ …,
Kita begitu bersyukur akannya, kita berterimakasih karena adanya.

Iyaaa..
karena jarak, kita mengerti rindu
karena waktu, kita menghargai pertemuan
karena dia, kita belajar bertahan, memperjuangkan rasa terbaik yang telah dianugerahkan Tuhan.

Untuk hari kedua puluh tiga tiap bulannya… selalu ku titip rindu dan doa yang lebih… iya,, lebih banyak dari tiap harinya. Dan ku yakin Tuhan tak kan bosan mendengarnya :)






Ku teringat dalam lamunan rasa sentuhan jemari tanganmu
Ku teringat walau telah pudar suara tawamu sungguh ku rindu
Tanpamu langit tak berbintang
Tanpamu hampa yang ku rasa

Seandainya jarak tiada berarti, akan ku arungi ruang dan waktu dalam sekejap saja
Seandainya sang waktu dapat mengerti takkan ada rindu yang terus menggangu
Kau akan kembali bersamaku

Terbit dan tenggelamnya mentari
Membawa mu lebih dekat
Denganmu langit ku berbintang
Denganmu sempurna ku rasa

-Raisa, LDR-

Senin, 05 Mei 2014

Jangan Sakit Lagi, yaaa :)

Hai kamu...
entah kesambet apa aku tetiba saja ingin menulis.. tentang kamu.. iya (lagi) tentang kamu...

Hari ini, kali kedua aku mendapat kabar tentang kondisi kesehatan mu yang sangat sedang tak baik.
Mungkin terdengar lebay. Perkara sakit saja aku harus menumpahkan perasaan ku melalui tulisan.
Tapi... masa bodo saja lah.
Yang ku rasa, ku tau, dan ku mengerti... hari inilah kali kedua kamu sakit sangat parah, menurut ku, dan sepengetahuan ku selayaknya seorang yang mengerti ilmu kesehatan.

Kamu... masih saja... hanya menjawab "iya" ketika aku memaksa untuk ke dokter/ fasilitas kesehatan.. dan pd akhirnya pergi ke dokter/fasilitas kesehatan setelah aku terdengar uring-uringan :D
Kamu... masih saja... hanya konsumsi aspirin untuk segala penyakit, termasuk yang cukup parah seperti hari ini.. meski kadang kamu menurut membeli obat lain rekomendasiku.

Hai kamu...
tak perlu ku umbar, kamu pasti tau aku sekhawatir apa...
Hai kamu...
tak perlu aku marah-marah, meski terdengar bawel ketika menyarankan mu ini itu untuk mengembalikan kesehatanmu, kamu pasti tetap menurut meski setengah hati...tak apa... terimakasih ya.. :)

Kadang...
Aku hanya bingung harus berbuat apa..
Aku hanya kesal tak ada disampingmu di saat seperti ini..

Jarak semakin menyiksa di saat seperti ini, ya..?

Aku tak bisa menjengukmu...
Aku tak bisa melihat kondisimu..
Bahkan,, menelpon mu pun aku takut.
Takut waktu istirahatmu terganggu.
Takut mendengar kabar kesehatan mu yang belum juga membaik.

Takut.
Khawatir.

Dan kedua rasa ini amat sangat merajai untuk sekarang.
Disaat hari bahagia kita mendekat.
Disaat kita harus berjuang lebih.

Hai kamu...
Cepat sembuh yaaaa...
Segera sehat kembali...
Dan jangan pernah sakit (parah) lagi :')



tertanda : aku yang menyayangi dan merindumu.
Aku titipkan doa untuk kamu lewat Tuhan ya... ^_^